10 Tempat Kuliner Malam di Solo Paling Legendaris. Solo, atau Surakarta, bukan sekadar kota dengan keraton yang megah atau batik yang mendunia. Bagi mereka yang pernah menapakkan kaki di sini, Solo adalah sebuah simfoni rasa yang tak pernah tidur.
Ketika matahari terbenam dan lampu-lampu kota mulai meredup, Solo justru baru saja memulai pertunjukan aslinya: Wisata Kuliner Malam.
Memasuki tahun 2026, geliat kuliner malam di Solo semakin mempesona. Kota ini berhasil mempertahankan warisan resep turun-temurun di tengah gempuran tren makanan kekinian. Menelusuri jalanan Slamet Riyadi hingga gang-gang sempit di Keprabon, Anda akan menemukan keajaiban rasa yang hanya bisa ditemukan di sini.
Berikut adalah panduan lengkap mengenai 10 tempat kuliner malam di Solo paling legendaris yang wajib Anda coba tahun ini.
Mengapa Kuliner Malam Solo Begitu Ikonik?
Di Solo, makan malam bukan sekadar urusan perut kenyang. Ini adalah soal atmosfer. Anda akan menemukan konsep “Lesehan” di mana tikar digelar di atas trotoar, atau “Wedangan” di mana aroma arang membumbung tinggi. Di tahun 2026, banyak tempat legendaris ini tetap mempertahankan cara memasak tradisional menggunakan anglo (tungku tanah liat) dan arang kayu, yang memberikan aroma smoky yang tidak bisa dihasilkan oleh kompor gas modern.
1. Gudeg Ceker Margoyudan Bu Kasno (Puncak Kuliner Dini Hari)
Inilah tempat yang menguji kesabaran sekaligus rasa lapar Anda. Gudeg Ceker Bu Kasno baru mulai melayani pelanggan pada tengah malam, sekitar pukul 23.30 atau bahkan 00.00.
- Cita Rasa: Berbeda dengan Gudeg Jogja yang cenderung manis pekat, Gudeg Solo ini lebih gurih dengan kuah santan yang lebih cair. Bintang utamanya tentu saja ceker ayam yang dimasak hingga sangat empuk, begitu masuk ke mulut, daging dan kulitnya langsung terlepas dari tulang.
- Fakta 2026: Meskipun antrean tetap mengular hingga dini hari, kini tersedia sistem nomor antrean digital untuk menjaga kenyamanan pengunjung.
- Lokasi: Jl. Monginsidi, Margoyudan.

2. Nasi Liwet Wongso Lemu (Keanggunan Rasa di Keprabon)
Nasi Liwet adalah identitas Solo. Dan jika bicara tentang legenda, nama Wongso Lemu di area Keprabon adalah yang paling sering disebut sejak tahun 1950-an.
- Cita Rasa: Nasi gurih yang dimasak dengan santan, disajikan dengan suwiran ayam, telur pindang, sayur labu siam, dan gumpalan santan kental bernama areh. Di sini, Anda akan sering ditemani oleh alunan musik tradisional atau sinden yang menyanyi dengan sangat tenang, menambah kesan makan malam yang magis.
- Lokasi: Jl. Teuku Umar, Keprabon.
3. Susu Segar Shi Jack (Pelopor Susu Segar Modern)
Sebelum tren milk tea menjamur, Solo sudah punya Shi Jack. Sejak tahun 1986, Shi Jack telah menjadi tempat nongkrong malam paling hits di Solo yang menawarkan kesehatan dalam segelas susu.
- Menu Unik: Nama-nama menunya sangat kreatif, seperti Suteja (Susu Telur Jahe) atau Super Boy. Susu yang digunakan adalah susu sapi murni yang diambil langsung dari peternakan di Boyolali.
- Suasana: Sangat kasual dan ramai dengan pemuda-pemudi Solo. Cocok untuk Anda yang ingin ngemil roti bakar sambil berdiskusi santai di bawah lampu jalan.
- Lokasi: Cabang pusat berada di Jl. Veteran, namun cabangnya tersebar di seluruh penjuru kota.
4. Sate Buntel Tambak Segaran (Olahan Daging Kambing Paripurna)
Sate buntel adalah kuliner khas Solo yang terbuat dari cincangan daging kambing yang dibungkus dengan lemak tipis, kemudian dibakar.
- Cita Rasa: Ketika dibakar, lemak pembungkusnya akan meleleh dan meresap ke dalam daging, menciptakan tekstur yang sangat juicy dan aroma yang menggoda. Sate Buntel Tambak Segaran adalah pionir yang tetap menjaga kualitas daging kambing muda pilihan.
- Fakta Unik: Presiden Indonesia sejak era dulu sering memesan sate di sini karena rasanya yang konsisten sejak puluhan tahun lalu.
- Lokasi: Jl. Tambak Segaran No. 39.
5. Wedangan Radjiman (Gaya Baru Menikmati HIK)
HIK (Hidangan Istimewa Kampung) atau Wedangan adalah esensi malam di Solo. Wedangan Radjiman adalah salah satu yang berhasil memadukan konsep warung kaki lima dengan kenyamanan kafe di tahun 2026.
- Menu Wajib: Nasi Kucing dengan berbagai pilihan sundukan (sate-satean) seperti sate usus, sate kerang, hingga sate kikil. Jangan lupa memesan Wedang Jahe Gepuk yang hangatnya meresap hingga ke dada.
- Lokasi: Jl. Dr. Radjiman.
6. Bakmi Ketoprak Wiryo (Perpaduan Rasa yang Kompleks)
Meskipun namanya “Ketoprak”, jangan bayangkan ketoprak Jakarta. Bakmi Ketoprak Solo adalah hidangan berkuah bening yang sangat kaya isi.
- Isian: Terdiri dari mie kuning, bihun, irisan tahu, tempe, bakwan, kacang goreng, dan potongan daging sapi atau tetelan yang melimpah. Disiram dengan kuah kaldu sapi yang sangat gurih dan segar.
- Waktu Terbaik: Biasanya mulai ramai sejak sore hingga menjelang tengah malam. Sangat cocok dinikmati saat cuaca Solo sedang gerimis.
- Lokasi: Jl. RM Said No. 9.
7. Galabo (Gladag Langen Bogan)
Jika Anda bingung ingin makan apa, Galabo adalah solusinya. Ini adalah kawasan wisata kuliner malam yang menutup jalan raya di area Gladag.
- Konsep: Di sepanjang jalan ini, puluhan pedagang kuliner legendaris Solo berkumpul. Mulai dari Selat Solo, Tengkleng, hingga Rawon. Di tahun 2026, Galabo telah direvitalisasi dengan pencahayaan yang estetik dan area pejalan kaki yang sangat nyaman.
- Lokasi: Jl. Mayor Sunaryo (depan PGS).
8. Sate Kere Yu Rebi (Kuliner Perlawanan yang Lezat)
Dulu, sate ini dianggap sebagai makanan rakyat jelata karena terbuat dari tempe gembus (ampas tahu) sebagai pengganti daging. Namun sekarang, Sate Kere Yu Rebi adalah hidangan eksklusif yang dicari semua kalangan.
- Cita Rasa: Tempe gembus dibakar dengan bumbu bacem dan disiram sambal kacang yang kental. Ada juga pilihan sate jeroan sapi seperti ginjal, paru, dan babat. Rasanya manis, gurih, dan memiliki tekstur unik.
- Lokasi: Jl. Kebangkitan Nasional (belakang Stadion Sriwedari).
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5206978/original/009819800_1746177544-Tengkleng_Kambing_Khas_Solo.jpg)
9. Tengkleng Klewer Bu Edi (Cita Rasa Tulang yang Mewah)
Tengkleng adalah masakan sejenis gulai kambing namun dengan kuah yang lebih encer dan fokus pada tulang-belulang.
- Cara Menikmati: Di Bu Edi, Anda diajak untuk “ngerokoti” (menggerogoti) sisa daging yang menempel di tulang. Sensasi ini yang membuat Tengkleng Bu Edi begitu legendaris. Meskipun pusatnya ada di Pasar Klewer saat siang, mereka memiliki cabang kuliner malam yang tak kalah ramai.
- Lokasi: Area Pasar Klewer (siang) dan area sekitar Solo Baru (malam).
10. Selat Solo Mbak Lies (Steak ala Jawa)
Selat Solo adalah hasil akulturasi budaya Eropa (Belanda) dengan lidah Jawa. Terdiri dari irisan daging sapi olahan, telur, buncis, wortel, kentang goreng, dan kuah cokelat bening yang manis gurih.
- Keunikan: Selat Mbak Lies memiliki dekorasi warung yang sangat unik dengan ribuan keramik dan barang antik. Makan di sini memberikan sensasi seperti berada di museum sekaligus ruang makan keluarga bangsawan Solo.
- Lokasi: Jl. Serengan, Gang II/42.
Tips Menikmati Kuliner Malam Solo 2026
- Transportasi: Di tahun 2026, transportasi publik di Solo sudah sangat terintegrasi. Namun untuk kuliner malam, menggunakan ojek online atau menyewa sepeda listrik kota adalah cara terbaik untuk menembus gang-gang sempit.
- Pembayaran: Hampir 90% pedagang kuliner legendaris di Solo sudah menerima QRIS. Namun, selalu siapkan uang tunai kecil untuk tips musisi jalanan yang suaranya seringkali sangat merdu dan berkelas.
- Waktu: Beberapa tempat seperti Gudeg Bu Kasno atau Nasi Liwet tertentu justru semakin malam semakin ramai. Jika tidak ingin antre terlalu lama, datanglah 30 menit sebelum jam buka resminya.
Penutup: Solo yang Selalu Mengenyangkan Hati
Wisata kuliner malam di Solo bukan sekadar tentang rasa di lidah, tapi tentang pengalaman batin. Keramah-tamahan para penjualnya, alunan musik yang sayup-sayup terdengar, dan suasana kota yang tenang namun hidup membuat setiap suapan terasa lebih bermakna. Di tahun 2026, Solo tetap membuktikan bahwa resep asli dan ketulusan dalam menyajikan makanan adalah rahasia utama sebuah kuliner bisa bertahan melintasi zaman.
Sudah siap memanjakan perut Anda malam ini di Solo? Jangan lupa bawa teman atau keluarga, karena kebahagiaan kuliner Solo paling enak dinikmati bersama-sama.
